WGS terpilih untuk mengimplementasikan Terminal Operating System di sebuah terminal mobil di Indonesia. Proyek ini dirancang untuk menghubungkan pergerakan kendaraan, aktivitas di area penumpukan (yard), dan pelaporan operasional dalam satu alur kerja digital.
Terminal Operating System (TOS) adalah perangkat lunak yang membantu mengoordinasikan dan mencatat aktivitas di terminal. Untuk terminal mobil, sistem ini perlu mengikuti perjalanan setiap kendaraan: mulai dari kedatangan dan pemeriksaan, penempatan di yard, hingga pemuatan dan keberangkatan. Setiap kendaraan memiliki identitas, lokasi, dan status penanganan yang harus tercatat dengan jelas.
Mengapa terminal mobil memerlukan sistem yang terhubung?
Pergerakan kendaraan melibatkan banyak tahap. Kendaraan dapat diturunkan dari kapal, diperiksa, ditempatkan di yard, dipindahkan ke lokasi lain, lalu disiapkan untuk pengiriman. Jika setiap tahap dicatat dalam sistem yang terpisah, tim akan lebih sulit mengetahui posisi dan status terkini kendaraan.
Solusi yang akan diimplementasikan menggunakan nomor identifikasi kendaraan (VIN) sebagai salah satu acuan utama. Dengan begitu, tim dapat mengikuti riwayat kendaraan di berbagai tahap operasional dan menjaga konsistensi data antarfungsi.
Cakupan Terminal Operating System untuk terminal mobil
WGS akan menyesuaikan kapabilitas sistem operasional terminal dengan kebutuhan logistik kendaraan. Rencana cakupan proyek meliputi:
- Penerimaan dan pemeriksaan kendaraan: pencatatan kedatangan serta hasil pemeriksaan.
- Pengelolaan yard: penentuan posisi kendaraan dan pencatatan perpindahannya.
- Operasional kapal dan gerbang: dukungan untuk bongkar muat serta kendaraan yang masuk dan keluar terminal.
- Visibilitas operasional: dasbor dan laporan mengenai okupansi yard, aktivitas kapal dan gerbang, serta status kendaraan.
- Administrasi dan integrasi: dukungan untuk penagihan, pengaturan hak akses, jejak audit, dan koneksi dengan sistem eksternal yang relevan.
Kapabilitas yang direncanakan ini akan membantu menghubungkan catatan setiap kendaraan dengan langkah operasional yang diperlukan untuk memindahkannya melalui terminal.
Mendukung tim lapangan dengan alur kerja seluler
Aktivitas terminal tidak hanya berlangsung di depan komputer. Proyek ini juga mencakup alur kerja melalui perangkat seluler untuk petugas di yard dan titik operasional lainnya. Fungsi yang direncanakan meliputi pemindaian VIN atau kode batang, pemeriksaan kendaraan, penempatan, pemindahan, dan pembaruan status.
Pencatatan di lokasi kerja dapat membantu mengurangi keterlambatan pembaruan data secara manual. Jika digabungkan dengan dasbor yang terhubung, informasi tersebut juga dapat membantu pengawas memantau kegiatan harian dengan lebih jelas.
Membangun fondasi digital bagi logistik otomotif
Sebuah TOS yang terhubung dapat menyatukan pergerakan fisik kendaraan dengan data yang diperlukan untuk mengelolanya. Dalam proyek ini, WGS akan menyesuaikan dan mengintegrasikan solusi sesuai kebutuhan operasional terminal mobil, bukan sekadar menerapkan alur kerja terminal peti kemas apa adanya.
Terpilihnya WGS mencerminkan fokus perusahaan pada pengembangan perangkat lunak khusus dan integrasi sistem untuk kebutuhan perusahaan yang kompleks. Melalui proyek ini, WGS menargetkan fondasi digital yang lebih terhubung agar tim terminal dapat mengelola perjalanan kendaraan dengan informasi yang lebih tepat waktu.
Ingin memodernisasi operasional terminal atau logistik? Hubungi WGS untuk mendiskusikan kebutuhan perangkat lunak Anda.

